Pengajaran

Semua artikel di sini berkaitan langsung dengan isi Injil Peshitta Aramaik-Indonesia dan ditulis oleh Aldo Tulung Allo, salah satu penerjemah Peshitta. Beliau bukan seorang rohaniawan, jadi materi pengajaran di halaman ini tidak berkaitan dengan doktrin, melainkan berkaitan dnegan bahasa.

Banyak materi pengajaran ini dianggap tabu untuk diberitakan ke tengah-tengah jemaat. Karena itu banyak umat Kristen yang berpikir ini adalah ajaran baru atau melenceng, apakah benar demikian? Mari kita selidiki satu per satu.

Selamat membaca.

  1. Gavriel Bukanlah Malaikat
  2. Yuh 13 ayat 13 itu Tuan bukan Tuhan
  3. Kesalahan PB Yunani di Mat 19 ayat 24
  4. Kristen Sempalan
  5. Yeshua Tidak Beribadah
  6. Dalam Empat Injil Kanonik Tidak Ada Ajaran Tuhan itu Satu
  7. Yeshua Mengucapkan Alaha bukan Allah
  8. Yeshua Mengajar dalam Bahasa Aramaik
  9. Perbandingan Doa Bapa Kami dalam Aramaik dan Yunani
  10. Alkitab itu bukan Firman Allah
  11. Nama Sang Bapa adalah Marya
  12. Yeshua Ternyata Punya Tuhan
  13. Yeshua Tidak Membangun Gereja Manapun
  14. Perbedaan Kitab PB Aram dan Yunani
  15. Tidak Ada Nabi di dalam Kitab Suci Kristen
  16. Tuhan Yeshua Tidak Pernah Mati
  17. Dampak Saat Kata Allah dihapus dari Kitab Suci Kristen
  18. Yeshua Tidak Pernah Menebus Dosa Manusia
  19. Sabat Sebelum Israel
  20. Asal-usul Kata Injil dari Yunani bukan Arab
  21. Asherah: Istri YHWH? Perspektif Sejarawan Revisionis